Showing posts with label menggunakan. Show all posts
Showing posts with label menggunakan. Show all posts
Wednesday, December 28, 2016
Blok IP yang mencoba login menggunakan SSH dan FTP di MikroTik
Blok IP yang mencoba login menggunakan SSH dan FTP di MikroTik
Disini saya akan memberikan cara untuk memblok IP address si pelaku yang mencoba login baik menggunakan SSH, FTP, maupun telnet.
Langsung saja di eksekusi sebelum router mikrotik anda jadi begok. :D
- Buka WINBOX, kemudian login.
- Buka terminal nya.
- Copykan script dibawah ini kemudian enter.
Untuk FTP nyaip firewall filter add chain=input action=drop protocol=tcp src-address-list=ftp_blacklist dst-port=21 log=no log-prefix="" comment="drop ftp brute forcers"
ip firewall filter add chain=output action=accept protocol=tcp content="530 Login incorrect" dst-limit=1/1m,9,dst-address/1m log=no log-prefix=""
ip firewall filter add chain=output action=add-dst-to-address-list protocol=tcp address-list="" address-list-timeout=0s content="530 Login incorrect" log=no log-prefix=""
Untuk SSH nyaip firewall filter add chain=input action=drop protocol=tcp src-address-list=ssh_blacklist dst-port=22 log=no log-prefix="" comment="drop ssh brute forcers"
ip firewall filter add chain=input action=add-src-to-address-list connection-state=new protocol=tcp src-address-list=ssh_stage3 address-list=ssh_blacklist address-list-timeout=1w3d dst-port=22 log=no log-prefix=""
ip firewall filter add chain=input action=add-src-to-address-list connection-state=new protocol=tcp src-address-list=ssh_stage2 address-list=ssh_stage3 address-list-timeout=1m dst-port=22 log=no log-prefix=""
ip firewall filter add chain=input action=add-src-to-address-list connection-state=new protocol=tcp src-address-list=ssh_stage1 address-list=ssh_stage2 address-list-timeout=1m dst-port=22 log=no log-prefix=""
ip firewall filter add chain=input action=add-src-to-address-list connection-state=new protocol=tcp address-list=ssh_stage1 address-list-timeout=1m dst-port=22 log=no log-prefix="" - Coba perhatikan di IP ->Firewall -> Filter, apakah sudah masuk atau belum.
- Tunggu beberapa jam atau berhari dan periksalah di IP -> Firewall -> Address List, apakah IP yang mencoba brute force login sudah masuk atau sudah masuk list.
Available link for download
Sunday, November 6, 2016
Belajar membuat database menggunakan power designer
Belajar membuat database menggunakan power designer

Assalamualaikum Wr Wb
Kembali lagi dengan saya, siapa lagi kalau bukan bang sholeh. kali ini bang sholeh sedikit berbagi informasi mengenai database. sebelum kita melangkan lebih jauh, alangkah baiknya kita mengerti apa yang dinamkan database ?
DATABASE ?
Adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur, dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data, dan juga update yang rumit.
Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi informasi mengenai pembuatan data base menggunakan power designer. langsung saja disimak ya.....
PEMODELAN DATA !
Meliputi :
Meliputi :
2. Conceptual Data Model (CDM)
3. Physical Data Model (PDM)
PowerDesigner merupakan perangkat lunak pemodelan data dari sybase. Perangkat lunak ini menyediakan banyak tipe model, satu tipe model yang biasa digunakan untuk memodelkan Basis Data adalah Conceptual Data Model (CDM).
CDM merupakan tipe model yang mengacu pada teknik Entity Relationship Diagram (ERD). ERD adalah suatu diagram yang menggambarkan kebutuhan entitas, atribut-atribut yang melekat pada masing-masing entitas, dan relasi-relasi yang menghubungkan satu entitas dengan entitas lainnya. Disamping itu, ERD juga menggunakan pasangan (X,Y) pada masing-masing sisi dari relasi, dimana X sebagai partisipasi minimum dan Y sebagai relasi maksimum. Begitu juga dengan CDM berisi komponen-komponen penting tersebut dalam bentuk visualisasi. Gambar dibawah ini menunjukkan perbandingan antara ERD dan CDM.

Berdasarkan Gambar diatas, maka dapat diberikan kesimpulan bahwa pemodelan data menggunakan ERD atau CDM mempunyai komponen dan substansi yang sama persis dalam menggambarkan entitas-entitas yang terlibat, atribut-atribut yang melekat pada masing-masing entitas, dan relasi-relasi yang terbentuk antara dua entitas yang berbeda. Perbedaannya hanya pada pemberian tipe data pada masing-masing atribut, cara menyajikan dan media visualisasinya.
Adapun penjelasan detail tentang entitas, atribut, dan relasi berdasarkan Gambar diatas sebagai berikut ini.
1. Entitas dan atributnya masing-masing :
o MATAKULIAH (KODEMK, MK, SKS, SMT)
o MHS (NIM, NAMA, TGLAHIR)
o JURUSAN (KODEJRS, JURUSAN, JENJANG)
o DOSEN (NIP, NAMADS, KOTA)
2. Relasi dan penjelasannya
o Relasi MENGEPALAI antara entitas DOSEN JURUSAN
1. DOSEN (0,1) > JURUSAN
Sebagian DOSEN mengepalai maksimal 1 JURUSAN.
Sebagian artinya ada dosen yang mengepalai, dan tidak mengepalai
2. JURUSAN (1,1) > DOSEN
Masing-masing JURUSAN dikepalai oleh maksimum 1 DOSEN
Kardinalitas Relasinya adalah One (DOSEN) to One (JURUSAN)
o Relasi MEMILIKI antara entitas JURUSAN MHS
1. JURUSAN (1,N) > MHS
Masing-masing JURUSAN memiliki maksimal N MAHASISWA
2. MHS (1,1) > JURUSAN
Masing-masing MHS memiliki maksimum 1 JURUSAN
Kardinalitas Relasinya adalah One (JURUSAN) to Many (MHS)
o Relasi KRS antara entitas MHS MATAKULIAH
1. MHS (1,N) > MATAKULIAH
Masing-masing MHS mengambil N MATAKULIAH
2. MATAKULIAH (1,N) > MHS
Masing-masing MATAKULIAH diambil oleh maksimum N MHS
Kardinalitas Relasinya adalah Many (MHS) to Many (MATAKULIAH)
o Relasi MENGAMPU antara entitas MATAKULIAH DOSEN
1. MATAKULIAH (1,1) > DOSEN
Masing-masing MATAKULIAH diampu oleh maksimal 1 DOSEN
2. DOSEN (0,N) > MATAKULIAH
Sebagian DOSEN mengampu maksimum N MATAKULIAH
Kardinalitas Relasinya adalah One (DOSEN) to Many (MATAKULIAH)
3. Conceptual Data Model (CDM)
Analyst melakukan analisis tentang entitas dan atribut yang terlibat, serta fakta-fakta relasi dalam suatu sistem yang dibahas. Selanjutnya memodelkan dalam bentuk CDM. CDM ini harus merepresentasikan kebutuhan Basis Data yang sesungguhnya. Tahap ini merupakan tahap terpenting karena menjadi pijakan awal dari proses pembentukan Basis Data.
Tahap perancangan CDM pada PowerDesigner sebagai berikut.
a. Mengaktifkan File->New Model, pilih dan berikan nama tipe model CDM
b. Mengambil kontrol Entity dan meletakkannya pada area kerja
c. Menampilkan menu pop up Properties dari objek Entity
d. Pada jendela Entity Properties - MHS
Masing-masing MHS memiliki maksimum 1 JURUSAN
Kardinalitas Relasinya adalah One (JURUSAN) to Many (MHS)
o Relasi KRS antara entitas MHS MATAKULIAH
1. MHS (1,N) > MATAKULIAH
Masing-masing MHS mengambil N MATAKULIAH
2. MATAKULIAH (1,N) > MHS
Masing-masing MATAKULIAH diambil oleh maksimum N MHS
Kardinalitas Relasinya adalah Many (MHS) to Many (MATAKULIAH)
o Relasi MENGAMPU antara entitas MATAKULIAH DOSEN
1. MATAKULIAH (1,1) > DOSEN
Masing-masing MATAKULIAH diampu oleh maksimal 1 DOSEN
2. DOSEN (0,N) > MATAKULIAH
Sebagian DOSEN mengampu maksimum N MATAKULIAH
Kardinalitas Relasinya adalah One (DOSEN) to Many (MATAKULIAH)
3. Conceptual Data Model (CDM)
Analyst melakukan analisis tentang entitas dan atribut yang terlibat, serta fakta-fakta relasi dalam suatu sistem yang dibahas. Selanjutnya memodelkan dalam bentuk CDM. CDM ini harus merepresentasikan kebutuhan Basis Data yang sesungguhnya. Tahap ini merupakan tahap terpenting karena menjadi pijakan awal dari proses pembentukan Basis Data.
Tahap perancangan CDM pada PowerDesigner sebagai berikut.
a. Mengaktifkan File->New Model, pilih dan berikan nama tipe model CDM
b. Mengambil kontrol Entity dan meletakkannya pada area kerja
c. Menampilkan menu pop up Properties dari objek Entity
d. Pada jendela Entity Properties - MHS
Tab General : Memberikan nama entitas pada bagian Name
Tab Atributes : Memberikan nama dan tipe data atribut, dan menentukan primary key
Tab Atributes : Memberikan nama dan tipe data atribut, dan menentukan primary key

Setelah CDM dinyatakan selesai, maka tahap selanjutnya adalah pemetaan CDM yang bersifat konseptual ke PDM yang bersifat fisikal atau kongkrit. PowerDesigner 15.0 menyediakan fitur Generate Physical Data Model untuk melakukan proses pemetaan secara otomatis. Pada desain PDM terlihat bahwa foreign key secara otomatis dihasilkan dan menempati posisinya secara benar berdasarkan aturan mapping CDM ke PDM.

Itu dia sekedar cuplikan dari belajar power designer. lebih lengkapnya, download materinya langsung dibawah ini :

Bila ingin download aplikasinya, langsung saja kunjungi website DISINI
sumber : http://www.sybase.com/products/modelingdevelopment/powerdesigner

Available link for download
Sunday, October 23, 2016
Backup Driver di Windows Menggunakan DriverMax
Backup Driver di Windows Menggunakan DriverMax
Ada kalanya, anda ingin menginstall ulang sebuah perangkat komputer atau notebook tapi tidak memiliki driver dari komputer tersebut. Jika masalah itu yang muncul, anda bisa melakukan backup driver terlebih dahulu saat system masih berjalan yang kemudian digunakan untuk meng-install driver setelah melakukan install operating system windows.
Nama software yang diguanakan adalah DriverMax, sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk mem-backup driver pada windows. Software DriverMax ini juga dapat digunakan sebagai tool untuk mengambil driver dari operating system yang sedang berjalan dan kemudian meng-install-nya pada komputer lain yang memiliki hardware yang sama.
Sederhananya, DriverMax dapat mengambil master/source driver dari operating system windows yang sudah berjalan!
(Meskipun tidak selalu berhasil) DriverMax dapat digunakan untuk meng-ekspor driver dari versi windows yang berbeda. Misalnya, mengambil driver pada windows XP dan digunakan pada windows 7 atau sebaliknya. Dan jangan lupa, aplikasi ini dapat berjalan pada hampir semua versi windows baik itu windows 32 bit atau windows 64 bit.
Okey, sekarang waktunya praktek backup driver menggunakan DriverMax!
Pertama, download DriverMax dari official website-nya dan lanjutkan dengan meng-install driver di operating system windows yang anda pakai.
Jika perangkat komputer yang anda pakai terkoneksi ke internet, DriverMax akan melakukan sedikit scanning official website-nya dan akan memakan waktu selama tidak lebih dari 5 menit. Jangan khawatir dengan proses ini karena program ini bukan spyware atau malware yang menginfeksi komputer yang anda pakai.
Jalankan software DriverMax yang telah anda install.
Pilih driver yang akan di backup. Klik Select All jika ingin melakukan backup pada semua driver dan lanjutkan dengan menekan tombol Next.
Pilih dimana file backup driver akan disimpan. Anda juga dapat memilih untuk menyimpan file driver dalam bentuk ZIP jika mau. Lanjutkan dengan menekan tombol Next.
Proses backup oleh DriverMax akan memakan beberapa waktu untuk meng-copy driver dari hardware pada desktop PC atau notebook anda.
Jika semua selesai, klik tombol Close dan lihat, driver telah ter-backup pada folder tempat anda menyimpan driver.
Silahkan mencoba dan semoga berhasil!
Sumber : http://blog.fastncheap.com/backup-driver-windows-menggunakan-drivermax/#ixzz1I3J2zmAX
Mempesonah Blog! | CopyLeft Oleh Mempesonah Blog!
Available link for download
Subscribe to:
Posts (Atom)